Om Soto Padang Om

Menu makan saya tadi malam adalah soto Padang. Nama boleh Eko, tapi ambo asli orang Phadank (baca dengan logat Tegal). Pas lah dengan jati diri. Halah. Saya bukan food detective jadi saya tidak akan membahas soal rasa masakan. Yang akan kita bincangkan adalah rasa yang lain. Chekidot.

Harga sotonya murah meriah. Sepiring nasi plus soto dan segelas aqua Rp. 18 ribu. Lokasinya pertigaan Sandra Depok. Buka mulai jam 5 sore hingga larut malam. Jam menunjukkan pukul 21.30 malam ketika saya beranjak ingin membayar.

Seorang Bapak tua menyela saya dengan memberikan sebuah koran kepada si Uda. Dia menerima uang 2 ribuan dari si Uda. Sedikit terpana, naluri membeli saya muncul. “Pak korannya satu”, seraya menyerahkan 2 ribuan. Matanya berbinar senang. Ingin rasanya menjatuhkan selembar seratusan ribu (seri baru tentunya) terus pura-pura berkata, maap pak uangnya jatuh. Ups..saya segera tersadar, itu kan lembaran terakhir yang kamu pegang Eko!!. Rencana batal.

Setelah membayar saya sempat memperhatikan aktifitas si Bapak. Di dalam tas lusuhnya masih terdapat beberapa koran lagi. Rapih dan dibungkus plastik. Kondisi memang lagi hujan gerimis. Produk jualannya harus aman. Air musuh utama. Kelar beberes si Bapak beranjak pergi. Jalan kaki. Semua berjalan biasa saja.

Menjadi tidak biasa di mata saya adalah, karena yang dijual adalah koran. Dan jarum jam sudah menunjukkan pukul 21.30. Masak koran pagi dibaca malam? Bathin saya. Selanjutnya, dalam penyusunan Tabel Input-Output (dalah data produksi BPS) kita belajar menghitung TTM (Trade and Transport Margin). Sederhananya, untungnya berapa sih?.

Pelajarannya adalah, pertama, kejarlah rezeki dimanapun berada, jam berapapun. Kedua, jagalah kepuasan pelanggan. Dalam hal ini si Uda tukang soto. Ketiga, yakinlah sekecil apapun peluang menambah rezeki itu selalu ada. Setiap saat. Buktinya malam itu saya ikut membeli koran si Bapak. Dan yang terakhir, si Bapak itu adalah pahlawan data dan informasi. Dengan berjualan koran dia telah membantu menjadi agen data dan informasi. Dia ikut mencerdaskan bangsa. Sesuai dengan tagline BPS, DATA MENCERDASKAN BANGSA. Selamat pagi temans selamat beraktifitas. Yuk sarapan lontong Padang he he Padang lagi.

 

Gerbong 3 Depok Juanda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s